STK St. Yakobus Merauke Raih Akreditasi Baik Sekali

STKYAKOBUS.ac.id – Selasa, 26 Oktober 2021 menjadi hari yang menggembirakan bagi seluruh civitas STK St. Yakobus Merauke karena pada hari tersebut diumumkan hasil akreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hasil tersebut diumumkan setelah menanti cukup lama yaitu hampir 3 minggu sejak proses asesmen lapangan (AL) pada tanggal 4-5 Oktober 2021 yang dilaksanakan bersama asesor Prof. Ir. Hadi Susanto, Ph.D dan Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA secara daring. Penantian yang cukup panjang tersebut akhirnya terbayarkan dengan diumumkannya hasil perolehan akreditasi perguruan tinggi STK St. Yakobus Merauke mendapatkan peringkat Baik Sekali dengan skor 329 yang ditetapkan melalui SK BAN-PT No. 927/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2021 tanggal 26 Oktober 2021.

Perlu diketahui bersama bahwa dengan telah diberlakukannya IAPT 3.0 sejak 1 Oktober 2018, maka peringkat akreditasi juga mengalami perubahan dari yang semula: C, B dan A menjadi baik, baik sekali dan unggul. Selain itu diperlukan pemenuhan syarat Perlu Peringkat yang diberlakukan pada beberapa butir penilaian yang menunjukkan keunggulan perguruan tinggi pada peringkat Unggul dan Baik Sekali. Untuk peringkat Baik Sekali harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Skor butir penilaian Sistem Penjaminan Mutu (Ketersediaan dokumen formal SPMI, Ketersediaan bukti yang sahih terkait praktik baik pengembangan budaya mutu di perguruan tinggi) ≥ 2,5.
  2. Skor butir penilaian Akreditasi Program Studi (Perolehan status terakreditasi program studi oleh BAN-PT atau Lembaga Akreditasi Mandiri) ≥ 2,5.
  3. Skor butir penilaian Penjaminan Mutu (Efektivitas pelaksanaan sistem penjaminan mutu) ≥ 2,5.
  4. Skor butir penilaian Publikasi Ilmiah di Jurnal (Jumlah publikasi di jurnal dalam 3 tahun terakhir) ≥ 2,5.

Jika satu atau lebih butir penilaian tidak terpenuhi, maka peringkat terakreditasi perguruan tinggi akan ditetapkan menjadi Baik. Oleh karena itu pencapaian ini sungguh menjadi kabar gembira bagi seluruh civitas STK St. Yakobus Merauke dan menjadi pencapaian prestasi tersendiri. Hal ini dikarenakan pengajuan akreditasi perguruan tinggi ini merupakan pengajuan akreditasi pertama kali untuk perguruan tinggi, setelah pada tahun 2019 dilaksanakan reakreditasi program studi Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) dengan hasil akreditasi B.

Dengan pencapaian ini, STK St. Yakobus Merauke terus berkomitmen untuk mengembangkan kualitas pendidikan yang ada dengan tetap mengedepankan budaya mutu sesuai dengan perkembangan regulasi dan dinamika di lapangan. Program jangka menengah STK St. Yakobus Merauke ke depan adalah pembukaan program studi baru yaitu Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Katolik yang sudah lama dirindukan oleh para guru-guru agama Katolik yang ada di Kabupaten Merauke dan sekitarnya. Selain itu, STK St. Yakobus Merauke juga memiliki program jangka pendek dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan melalui implementasi saran-saran pembinaan yang diberikan oleh asesor saat asesmen lapangan. Dengan demikian masih ada beberapa pekerjaan rumah dan program-program yang harus dijalankan ke depan agar prestasi yang sudah dicapai ini dapat terus dipertahankan, bahkan agar dapat ditingkatkan sehingga cita-cita pendirian STk St. Yakobus Merauke yang tertuang dalam visi dan misi institusi dapat segera terwujud. 

Download SK dan Sertifikat Akreditasi Perguruan Tinggi

Penulis: Yohanes Hendro P. (27/10/2021)

Vaksinasi Covid-19 Civitas STK St. Yakobus Merauke

STKYAKOBUS.ac.id – Pada hari Selasa, 21 September 2021, bertempat di kampus Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke, diselenggarakan kegiatan vaksinasi Covid-19 secara masal untuk civitas akademika STK St. Yakobus Merauke, alumni dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara STK St. Yakobus Merauke dengan Polres Merauke. Vaksin diberikan untuk penerima dosis pertama dan dosis kedua dengan jenis vaksin Sinovac. Antusiasme mahasiswa untuk mengikuti vaksinasi cukup besar, hal ini dibuktikan dengan 72 mahasiswa menerima vaksin dosis pertama dan kedua. Sementara sebagian besar mahasiswa STK St. Yakobus Merauke sudah menerima vaksin dosis kedua secara mandiri melalui unit-unit pelayanan vaksinasi yang ada di Kota Merauke.

Dalam arahannya kepada mahasiswa sebelum mengikuti vaksinasi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan: Ibu Rosmayasinta Makasau menegaskan bahwa vaksin Covid-19 saat ini adalah sebuah kebutuhan bagi setiap orang yang sehat agar memiliki kekebalan dalam melawan virus Covid-19. Terlebih bagi mahasiswa dan orang-orang yang bekerja dalam bidang pendidikan, dimana saat ini pembelajaran sudah bisa dilaksanakan secara tatap muka, maka vaksinasi menjadi suatu hal yang wajib dan mendesak untuk dilakukan.

Kasat Samapta Polres Merauke, Iptu Prih Sutejo yang turun ke lapangan langsung memantau jalannya proses vaksinasi dibantu sejumlah personel kepolisian dan petugas kesehatan turut membagikan paket sembako kepada orang-orang yang menerima vaksin. Dalam arahannya, Iptu Prih Sutejo mengatakan bahwa vaksin aman dan tidak berbahaya, beliau meyakinkan hal tersebut supaya para mahasiswa yang akan menerima vaksin tidak ragu-ragu. Beliau juga berpesan agar para mahasiswa setelah menerima vaksin, tetap menjaga protokol kesehatan supaya dapat membantu program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya.

Proses vaksinasi dimulai pada pukul 09:00 WIT dan berakhir pada pukul 14:00 WIT. Vaksinasi berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa mahasiswa yang mengalami sedikit ketakutan saat akan disuntik jarum sehingga perlu ditenangkan dan didampingi oleh dosen maupun petugas kesehatan yang ada. Nampak juga beberapa alumni dari STK St. Yakobus Merauke dan keluarga mahasiswa yang hadir untuk menerima vaksin karena kegiatan ini dibuka untuk umum.

Dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini, maka sebagian besar civitas STK St. Yakobus Merauke (90%) sudah menerima vaksin. Beberapa mahasiswa yang belum bisa menerima vaksin dikarenakan alasan kesehatan. Untuk itu kedepannya proses perkuliahan tatap muka diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar tanpa ada lagi kecemasan ancaman penularan Covid-19. Tentu saja penerapan protokol kesehatan seperti sering mencuci tangan dengan sabun,  menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker dan menerapkan pola hidup yang sehat menjadi kunci agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

Penulis: Yohanes Hendro P. (22/9/2021)