Wisuda Sarjana Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Angkatan XI

 

STKYAKOBUS.ac.id – Tanggal 7 Juni 2021 menjadi momen tersendiri bagi ke-13 lulusan program sarjana Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik – Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke. Karena pada hari tersebut mereka dengan resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik (S.Pd.). Ke-13 lulusan tersebut berasal dari beberapa angkatan dan kelas program. Terdapat 10 orang mahasiswa kelas reguler dan 3 orang kelas transfer atau pindahan dari perguruan tinggi lain seperti STFT Fajar Timur dan STP St Yohanes Rasul Jayapura.

Panitia wisuda mengatur 3 kegiatan sekaligus dalam satu hari, yaitu dimulai dengan kegiatan yudisium, missio canonica dan kemudian ditutup dengan prosesi wisuda. Hal tersebut dikarenakan kegiatan ini dilangsungkan dalam masa pandemi Covid-19 sehingga semua kegiatan mesti diatur agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik. Acara dimulai dengan kegiatan yudisium yang diadakan di aula STK St. Yakobus Merauke pada pukul 08:00. Yudisium sendiri adalah suatu proses akademik mengenai pengumuman nilai (IPK) kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah di ambil mahasiswa  serta memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi selama jangka waktu tertentu. Dalam hal ini SK Yudisium yang sudah ditetapkan oleh Ketua STK St. Yakobus Merauke Dr. Donatus Wea, S.Ag, Lic.Iur. berdasarkan dari hasil keputusan rapat yudisium senat dosen dibacakan di depan lulusan. Dari hasil penilaian hasil studi terdapat 3 orang lulusan dengan predikat Cum Laude (dengan pujian) yaitu:  Jonglis Matares Salang (IPK 3,78), Maria Imakulata Tagu (IPK 3,55), dan Emanuel Herman Pukat Sogen (IPK 3,54).

Di dalam sambutannya saat yudisium, ketua STK St. Yakobus Merauke, Dr. Donatus Wea, S.Ag, Lic.Iur. berpesan agar para lulusan menjadikan yudisium sebagai momentum untuk lebih bertanggung jawab terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Hal ini dikarenakan dengan disandangnya gelar baru sebagai seorang sarjana pendidikan, para lulusan memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu yang dia peroleh selama studi sekaligus menjaga nama baik almamater dimanapun mereka berkarya. Terlebih mereka saat ini akan berkarya di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat khususnya revolusi industri 4.0 yang sangat mengandalkan kecanggihan teknologi.

Setelah acara yudisium dilanjutkan dengan Missio Canonica. Missio Canonica adalah sebuah misi perutusan kepada para lulusan agar mereka lebih siap dan mantap dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya dimanapun mereka akan berkarya di tengah masyarakat. Missio Canonica kali ini dikemas dalam sebuah perayaan Ekaristi di Kapel STK St. Yakobus Merauke yang dipimpin oleh ketua STK St. Yakobus sendiri. Pada perayaan Ekaristi ini, para lulusan mengucapkan kesediaan dan janji setia mereka sebagai seorang guru, katekis dan petugas pastoral dihadapan Tuhan dan disaksikan oleh seluruh umat yang hadir. Melalui Missio Canonica ini diharapkan para lulusan diberkati oleh Tuhan dalam setiap karya mereka dan mampu menjadi berkat kepada semua orang dimanapun mereka berkarya.

Rangkaian kegiatan Yudisium dan Missio Canonica kemudian ditutup dengan prosesi wisuda. Wisuda adalah sebuah proses akhir dalam rangkaian kegiatan akademik pada perguruan tinggi sebagai tanda pengukuhan atas selesainya studi dengan diadakannya prosesi pelantikan lulusan melalui rapat senat terbuka. Wisuda kali ini diselenggarakan secara sederhana namun tetap khidmat. Tamu undangan pun  dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan. Dalam acara ini nampak hadir Vikjen Keuskupan Agung Merauke Pastor Hendrikus Kariwop MSC yang sekaligus mewakili Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC yang berhalangan hadir karena sedang berada di luar kota. Selain itu hadir pula Sekjen Keuskupan Agung Merauke: Pastor Yohanes Kandam, Pr, Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik Merauke: Pastor Aloysius Kelbulan, MSC serta Bapak Alfonsus No Embu, S.Fil, M.Hum, selaku perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke. Dalam sambutannya, Vikjen Keuskupan Agung Merauke  berpesan agar para wisudawan bersedia mengabdikan diri di daerah-daerah karena kebutuhan akan tenaga guru khususnya guru agama di kampung-kampung masih sangat besar. Beliau juga berpesan kepada Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke agar terus-menerus meningkatkan kualitas lulusan agar dapat menjawab kebutuhan stake holders di lapangan sesuai dengan perkembangan zaman. Pada prosesi wisuda ini diumumkan lulusan terbaik wisudawan angkatan XI yaitu Saudara Jonglis Matares Salang, S.Pd. (IPK 3,78) dengan predikat kelulusan Cum Laude.

Rangkaian acara, yudisium, missio canonica dan wisuda kali ini mengambil tema: “Biarlah Sabda Allah Berbuah Melimpah” yang mendapat inspirasi dari bacaan Injil tanggal 7 Juni 2021 (Matius 5:1-12). Dengan tema ini diharapkan agar para lulusan sungguh-sunguh menghidupi Sabda Tuhan dalam setiap karyanya sehingga apa yang ia kerjakan bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar (Ad Maiorem Dei Gloriam).

Penulis: Yohanes Hendro P. (10/6/2021)

Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Periode 2019-2022

STKYAKOBUS.ac.id – Pelantikan pengurus Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke (IKA-SAYO) periode 2019-2022 yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, akhirnya dapat dilaksanakan di Aula STK St. Yakobus Merauke pada hari Sabtu, 8 Mei 2021 pukul 09:30 WIT. Kegiatan ini dapat berlangsung atas inisiatif dan kerja keras para pengurus IKA yang mempersiapkan dan mengoordinasi acara ini dengan matang. Acara tersebut diawali dengan misa syukur yang dipimpin oleh ketua STK St. Yakobus Merauke RD Dr. Donatus Wea, S.Ag., Lic.Iur. 

Dalam homilinya, romo ketua berpesan agar pengurus alumni dapat menjadikan organisasi IKA-SAYO sebagai wadah dalam menghimpun sesama alumni untuk berkarya secara nyata di tengah Gereja dan masyarakat. Hal ini tentu saja menjadi tantangan yang tidak mudah, namun para alumni khususnya pengurus IKA yang dilantik harus senantiasa berpegang pada sabda Yesus. Khususnya melalui bacaan Injil dalam misa, yang dikutip dari Yohanes 15:20 “…Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu. Jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu”. Sabda Yesus ini kiranya mampu menjadi kekuatan dan pengharapan bagi para pengurus IKA-SAYO dalam menjalankan karya dan tugas perutusannya agar tidak takut dalam menghadapi tantangan dan kesulitan di masa yang akan datang.

Acara pelantikan kali ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Jumlah peserta dan undangan yang hadir pun dibatasi supaya tidak menimbulkan kerumunan, namun secara keseluruhan tidak mengganggu kekhidmatan dan esensi dari kegiatan ini. Hal ini nampak dari antusiasme para alumni yang hadir dan partisipasi mereka dalam bentuk sumbangan, donasi dan keterlibatan dalam persiapan acara sehingga dapat berlangsung dengan lancar.

Dalam sambutannya, ketua IKA-SAYO terpilih periode 2019-2022 Rupidias Belyanan, S.Pd., menyampaikan beberapa pesan dan komitmen. Pesan yang disampaikan kepada para alumni dan seluruh civitas akademika STK ialah agar terus mengembangkan potensi dan keterampilan (soft skills) yang dimiliki. Hal ini dikarenakan dunia kerja saat ini tidak hanya mengandalkan kemampuan intelektual saja, namun juga keterampilan dalam hal-hal yang praktis dan teknis, seperti: keterampilan bermain musik, komputer, teknologi informasi, olah vokal, manajerial dan lain sebagainya. Sementara komitmen yang disampaikan yaitu bahwa pengurus IKA yang terbentuk ini sebagai embrio bagi pengembangan kepengurusan IKA yang akan datang. Mengingat sebelumnya STK St. Yakobus Merauke belum memiliki kepengurusan IKA yang definitif, oleh karena itu menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus yang baru dilantik ini untuk membuat pondasi, visi-misi dan program kerja yang terukur dan terencana agar dapat mengembangkan IKA yang kokoh, solid dan mampu berkontribusi bagi pengembangan institusi STK St. Yakobus ke depan. 

Menanggapi sambutan ketua IKA terpilih tersebut, ketua STK dalam sambutannya memberikan 2 resep agar kepengurusan IKA dapat berjalan dengan baik, yaitu: pengorbanan dan komunikasi. Semangat pengorbanan wajib dimiliki setiap pengurus IKA-SAYO agar setiap program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik. Hal ini mengingat mayoritas pengurus IKA sudah berkeluarga dan memiliki pekerjaan tetap, maka diperlukan pengorbanan agar kegiatan-kegiatan IKA yang sudah diprogramkan dapat berjalan, misalnya pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran. Hal kedua yang tidak kalah penting adalah tentang komunikasi. Setiap pengurus IKA-SAYO sebaiknya mengedepankan komunikasi yang baik kepada seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan fungsi manajerialnya, karena hanya dengan komunikasi yang baik segala program yang sudah diprogramkan dapat berjalan dan persoalan yang ada dapat diatasi serta dicarikan jalan keluar bersama.

Kita semua (civitas akademika STK) tentunya berharap agar kepengurusan IKA-SAYO yang baru saja dilantik ini mampu menjalankan amanah dalam tugas perutusannya sesuai janji yang telah diucapkan. Hal tersebut dikarenakan IKA-SAYO ikut memikul tanggung jawab dalam pengembangan sebuah institusi pendidikan dalam hal ini STK St. Yakobus Merauke menjadi lebih baik. IKA-SAYO sudah semestinya menjadi bagian tak terpisahkan dari institusi STK St. Yakobus Merauke dan mampu berkembang menjadi organisasi yang prestisius, yang bukan saja menjadi wadah bagi para alumni namun turut menjadi sarana untuk berkontribusi bagi pengembangan institusi secara nyata, menjadi identitas diri bagi setiap alumni dan memberikan kebanggaan bagi para alumni terhadap almamaternya.

Penulis: Yohanes Hendro P. (8/5/2021)